Personal Literature

Jiwa-Jiwa Yang Resah

Berdamailah wahai jiwa yang sedih Di ufuk bayang senja menjingga Janganlah kau lari dari realita sekalipun perih Ingatlah sebuah janji yang menantimu di ujung bukit melewati padang savana Sebuah nyanyian indah yang mengayun landai hatimu Cita yang kemudian kau bunuh dengan hunusan belati pusaka keemasan menyisakanmu yang lusuh dan tersungkur kelu Berdamailah wahai jiwa yang… Continue reading Jiwa-Jiwa Yang Resah

Personal Literature

#NimsDiary : Kineruku dan Centhini

30 Maret 2019 – Kineruku, Bandung Aku berada di tengah halaman belakang kineruku. Duduk dengan meja kecil yang menyimpil di ujung mejanya teh poci dengan teko dari liat. Sangat Solo sekali untuk berada dalam kota bernama Bandung. Aku mengambil tiga buah buku dan bertemani 6 buah churros yang diantar oleh mas-mas muda dan gemas yang… Continue reading #NimsDiary : Kineruku dan Centhini