Personal Literature

Dalina We Loved

Words flow from the waterfall It's all that matters to spot from the peak Tears burst amidst brawl Ambush the deep-corner of heart Your eyes spark the lion spirit along with those beatifull puppies Inherit the Leona's love creed the kind we miss Wipe it, shook it unnecessary spec of dust on you pursed your… Continue reading Dalina We Loved

Personal Literature

Hawa Senin

Untuk Seninmu yang pelik Untuk Seninmu yang pening Untuk Seninmu yang genting Untuk Seninmu yang rumit Tengok kemari, akan selalu ada sebuah rumah untukmu pulang meskipun hanya sebuah ruang dalam hati atau rumah dalam kenangan Tidak apa-apa, kamu akan baik-baik saja karena Senin akan berlalu dan Sabtu menjelma mari rebahan Yakinlah, kamu kuat šŸ˜‰ nanti… Continue reading Hawa Senin

Personal Literature

Venesia untuk Skandinavia

Hello kamu, Kamu yang bersikap begitu kekanakan dan memalsukan cinta yang katanya ujian. Kamu yang merasa bahwa sakitmu adalah yang paling menyakitkan. Dan lalu menyatakan berulang kali, yang pernah kau cinta adalah sosok yang tidak baik. Ah, what's wrong with romance? Sappy, soppy, long-hand love letters ...Ā  Hey kamu, Percakapan kita yang tidak menyatu, dan… Continue reading Venesia untuk Skandinavia

Personal Literature

Aunt and Her World

Hello, there ... This auntie is never feel old. Still mesmerized by those good looking guys who can act in the movies, sing, playing guitar or piano or any musical instrument. This auntie is never old enough to watch Frozen movies in countless time. Or any underrated animation movies. Sing along with the musical movies,… Continue reading Aunt and Her World

Personal Literature

Jiwa-Jiwa Yang Resah

Berdamailah wahai jiwa yang sedih Di ufuk bayang senja menjingga Janganlah kau lari dari realita sekalipun perih Ingatlah sebuah janji yang menantimu di ujung bukit melewati padang savana Sebuah nyanyian indah yang mengayun landai hatimu Cita yang kemudian kau bunuh dengan hunusan belati pusaka keemasan menyisakanmu yang lusuh dan tersungkur kelu Berdamailah wahai jiwa yang… Continue reading Jiwa-Jiwa Yang Resah

Personal Literature

Rindu Apa

Aku mencintaimuĀ sejak..... Suaranya ... kembali mencabik sanubari Berbeda dengan suaramu yang begitu dalam di tengah gemericik air Suara itu seolah mencemooh dan menertawaiku yang mematikan suaraku sendiri Katakan padaku wahai angin penyampai rindu, kemana suaranya menyeretku sampai akhir? Ada getar yang dulu sudah kulupakan Alunan gitar yang lindap menyisakan perih Suara nyanyian pria itu mendayu,… Continue reading Rindu Apa

Personal Literature

Rindu Senja

Senja buram Tertutup awan pekat Sepekat yang lamat-lamat Hitam pekat tak terlihat Seperti senyumanmu yang terpahat Hampa, kosong tapi mengikat Tatapanmu yang nanar Terdiam hanya sanggup bersandar Menyenandungkan alunan akordion yang tidak kau sadar Meskipun hanya terdengar samar Ah, darimana dinosaurus itu datang Dari lubang diujung langit yg tertutup awan Lindap menyapu bersih alunan dengan… Continue reading Rindu Senja